7.14.2006

pelajaran terakhir

Nggak sengaja, aku mendengar suara bapak yang terbaring lemah di ranjang sebelah berkata kepada orang kedua anaknya yang sudah dewasa :
Kematian orang tua adalah pelajaran terakhir yang diberikan kepada anak-anaknya. Dan aku rasa kalian sudah siap untuk menerima pelajaran itu anak-anakku. kalian akan belajar tentang mengenang, kalian akan belajar tentang kehilangan, kalian akan belajar tentang dendam, dan kalian akan belajar tentang memaafkan setelah aku pergi. atau bahkan kalian mungkin akan belajar tentang apa yang belum pernah aku pelajari semenjak orangtuaku pergi.

Selasa sore yang dingin di RSUD Dr Moewardi Solo

18 comments:

dewi said...

feewhh.. sptnya topic of the day .. MATI. kek di blognya ibu ini.
dan beberapa hari lalu juga sempet kepikiran, "apa yang akan aku lakukan jika waktuku ternyata tinggal beberapa saat lagi?" ..

dewi said...

ehh.. salah link.. maksudnya blog nya si nana.
*akibat narsis, sampe nge link aja pake link ke blog ndiri* :D

Mbake said...

gak ada yang pernah tahu kapan waktu itu tiba...
itu adalah rahasia terindah Sang Pencipta

~fitri~ said...

saat bapakku meninggalkan dunia ini, aku nggak sempet mendengar kata2 terakhirnya atau petuah2nya.

but still, beliau sudah memberikan pelajaran yang sangat berharga, tentang apapun yang berhubungan dengan kematian dan kehilangan.

wah, jadi kangen my pop nih...

Rara Vebles said...

Semoga kita selalu siap untuk menerima pelajaran *apapun* dari Orang Tua kita.. Untuk menjadikan hidup lebih baik, dunia & akhirat..

Susan said...

aih...sedih bener dan bijaksana bener omongannya...gue jadi terharu!!

entry bawah ini maksud ku yg ndak ada comment nya toh?

jenengku denny said...

jadi sedih moco postingan mu lung

anang said...

Makanya kita disuruh belajar dari lahir hingga kematian, bahkan sampai liang lahat menjelang......

sefawkes said...

lho..kamu lagi disolo tho lung..?
semoga masih diberi waktu untuk mempersiapkan kematian, amien.

Sisca said...

Tapi itu adalah pelajaran awal buat kita mempersiapkan diri :)

nananias said...

sepertinya bukan kematian lung yang jadi pelajaran terakhir yang diberikan orang tua kepada anaknya.

CMIIW tapi terkadang kita belajar ttg hidup dari cara hidup orang tua saat mereka masih hidup lewat obrolan orang lain.

IMHO

Nisa said...

innalillahi.
kalau udah ngomongin yang namanya kematian...
udah deh....
serem...
dan gak tau gimana caramepertangungjawabkan semuanya...
takut banget.
tapi harusnya ga boleh gitu ya
harusnya selalu siap..

ebo said...

aku komen no.13 pisan... waaaa aku seminggu penuh sumpek menghadapi kata-kata dead..: deadline.., superman is dead, sekarang yang ini versi lain? templatemu dan tulisanmu.... aku belum tahu kabar, bapakmu nggak parah kan?

aditya said...

aku turut beduka cita yo Dam, semoga keluarga yg ditinggalkan tetap tabah dan sabar.

gita said...

bapakku ga pesen apa-apa sama aku sebelum dia meninggal lung

foens said...

ahhh.... indahnya menjadi seorang Bapak yg sempet berkata demikian. Semoga !!!!!.....dongakne anak-nda waras, slamet, ayem, tentrem lan cengingisan terus yo .... ppiiss.... !!!!

Herbi said...

We never know when the death will come to us and the bad thing is we have to face it. Like it or NOT. Yang tabah ya...

RhoMayda said...

Setiap orang akan mengalami ini, ditinggal orang tuanya.
Kenapa aku baru baca ini sekarang ya ...

Info tambahan: aku mulai ngeblog lagiiiii mohon doa restu ya kaaaang haha